Resensi Buku (Kiat-kiat Menulis dalam Buku Cerita)
Tugas
Resensi Guna Memenuhi Tugas
Mata Kuliah Menulis Wacana
Teknis
Disusun Oleh :
FAHRUDIN BUSTOMI (2101415096)
JURUSAN
BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS BAHASA DAN SENI
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2016
Unsur Resensi :
1. Judul
“Kiat-kiat
Menulis dalam Buku Cerita”
2. Indentitas
a.
Judul
: Cara Menulis Cerita
b.
Penulis
: Wahyudi Siswanto
c.
Penerbit
: Aditya Media Publishing
d.
Tebal
atau Ukuran Buku : 15,5 x 23 cm
Jumlah:
viii + 208 halaman
Cetakan
Pertama, Maret 2014
ISBN:
978-602-7957-40-4
e. Harga : -
3. Lead
- Memperkenalkan pengarang
Wahyudi
Siswanto dilahirkan di Kepanjen, Malang pada tanggal 20 Februari 1965. Ia
dilahirkan dari pasangan Nasta’in dan almarhumah Imroni. Ia bersekolah di SD
Muhammadiyah Kepanjen (lulus 1976), SMPN 4 Malang 9lulus 1980), SPG Negeri
malang (lulus 1983), S1 Jurusan Bahasa dan sastra Indonesia IKIP Malang (lulus
1987). Tahun 1988 ia diterima sebagai dosen di lembaga tempat ia berkuliah.
Tahun 1991 ia lulus S2 dari Fakultas Pasca Sarjana IKIP Malang dengan tesis Novel Rafilus: Sebuah Tinjauan
Sosio-psiko-struktural. Tahun 2003 ia menyelesaikan kuliah S3-nya di tempat
yang sama dengan disertasi Memahami Budi Darma dan Karya Sastranya. Tahun 2010,
ia dikukuhkan menjadi guru besar.
4.
Isi
a.
Sinopsis
Menulis adalah
kegiatan yang dilakukan untuk menuangkan ide, gagasan, dan perasaan seseorang
yang dituangkan dalam media tulis yang dihasilkan dari kegiatan membaca dan
berfungsi untuk menyampaikan isi gagasan atau informasi berupa tulisan yang
disampaikan secara tidak langsung. Menulis tidaklah hal yang sia-sia untuk
dilakukan, karena dari hal menulis kita bisa menyampaikan gagasan yang akan
kita munculkan. Baik-buruknya menulis dapat kita lakukan dengan berapa kali
kita berproses dalam menulis, dan bergantung pada minat kita dalam menulis.
Seseorang
penulis juga memiliki harapan untuk pembaca agar pembaca dapat memahami tentang
informasi yang terkandung dalam buku si penulis. Dan si pembaca dapat melakukan
apa yang didapat dalam isi bukunya itu untuk memulai dan berminat untuk
menulis.
Dalam buku yang
berjudul Cara Menulis Cerita karya Wahyudi Siswanto akan membahas cara-cara
dalam menulis seperti; menentukan dan mengembangkan tema, amanat cerita,
mengembangkan alur, memulai cerita, mengembangkan tokoh dan watak,
mengembangkan dialog, mengembangkan latar, mengembangkan sudut pandang,
mengembangkan gaya bahasa, mengembangkan gaya penceritaan, dan mengakhiri
cerita. Sehingga kita akan mengetahui bagaimana caranya kita untuk membuat
sebuah karya sastra dalam bentuk tulisan. Dan tulisan itu bisa dinikmati oleh
banyak orang yang membaca, dan termotivasi untuk membaca.
Dalam buku ini
tepatnya pada bab pertama terdapat yang bertujuan memotivasi pembaca agar
mengetahui kegiatan menulis, bekal untuk menulis, kemauan untuk menulis,
kepekaan, pengetahuan, kreativitas, kerja keras, cerdas, bekerja tuntas, dan
bekerja dengan ikhlas dalam kegiatan pembuatan karya sastra. Penulis juga
menjelaskan bagaimana cara menemukan dan mengembangkan tema. Tema yang
dikemukakan dalam satu kata lazimnya merupakan tema-tema umum. Pada dasarnya
penggunaan kata, frasa, atau klausa untuk menyatakan tema menentukan tingkat
kekhususan suatu tema. Seperti contohnya tema tentang cinta, kebahagiaan, dan
penderitaan. Pada bab ini terdapat cara mengembangkan amanat cerita, dalam
karya sastra ini amanat sering disampaikan penulis secara tersurat. Selanjtnya
pengembangan alur dapat diketahui dalam rangkaian cerita yang dibentuk pada
tahapan peristiwa sehingga terjadi sebuah cerita yang utuh. Sehingga dalam
karya sastra ini kita bisa melakukan kegiatan menulis. Dalam hal menulis kita
juga mempunyai deskripsi dan sebuah gambaran yang menjadi tahap awal dalam
kegiatan menulis sebuah karya sastra sehingga cerita akan terjawab sampai akhir
cerita.
Mengembangkan
tokoh dan watak. Watak yang dimiliki tokoh dalam sebuah cerita dapat dibedakan
atas beberapa tokoh yaitu tokoh antagonis dan tokoh protagonis. Pengembangan
tokoh dapat dilakukan dengan cara mengetahui kebiasaan tokoh, wataknya,
merancang nama, meniru tokoh yang sudah ada, dan menubah tokoh cerita. Beberapa
cara untuk mengembangkan dialog, yaitu: percakapan langsung, percakapan
langsung dengan tanda, percakapan langsung dengan penjelasan tokoh, percakapan
langsung dengan penjelasan sikap atau tingkah laku tokoh sebelum berbicara, dan
percakapan langsung dengan penjelas sikap atau tingkah laku tokoh sesudah
berbicara. Buku ini juga membayangkan kita mengenai tempat atau suasana seperti
yang diceritakan di dalam cerita berupa jenis latar berupa latar tempat, latar
suasana, dan latar waktu. Dan dalam pengembangan latar ini terdapat cara
pengembangan latar berupa: mengamati dan mendeskripsikan latar, mengembangkan
latar berdasarkan media, mengubah latar dalam suatu cerita, dan mengembangkan
latar dengan pola tertentu. Pengembangan sudut pandang adalah dimana sastrawan
bercerita tentang tokoh, peristiwa, tempat, waktu dengan gayanya sendiri. Gaya
adalah cara seorang pengarang menyampaikan gagasannya dengan menggunakan media
bahasa yang indah dan harmonis serta mampu menuansakan makna dan suasana yang
dapat menyentuh intelektual dan emosi pembaca. Selain itu kita juga bisa
menggunakan bahasa kias, meniru gaya bahasa, dan mengubah gaya bahasa cerita.
Mengembangkan gaya penceritaan mencakup teknik penulisan dan teknik
penceritaan. Teknik penulisan adalah cara yang digunakan oleh pengarang dalam
menulis karya sastranya. Adapun cara mengembangkan gaya penceritaan meliputi:
meniru gaya penceritaan, menuangkan pengalaman dengan gaya buku harian. Dan
yang terakhir adalah cara untuk mengakhiri tulisan dalam sebuah cerita. Ada
tiga jenis cara penulisan mengakhiri ceritanya. Tiga jenis ini adalah sebagai
berikut: happy ending jika berakhir dengan kebahagiaan yang dialami oleh
tokoh utama dalam meraih impiannya, sad ending jika berakhir dengan
kesedihan yang dialami oleh tokoh utama yang berupa kegagalan impian sang
tokoh, tokoh utama meninggal dunia, atau bisa juga tokoh utama kehilangan orang
yang dikasihi atau dicintai, dan yang terakhir adalah open ending bila
akhir cerita tidak diselesaikan sastrawan, tetapi diserahkan kepada pembacanya.
Di dalam cerita tokoh utama belum mengambil tindakan atau keputusan apa-apa
untuk menyelesaikan masalahnya atau ada masalah yang belum selesai di dalam
akhir cerita tersebut.
b. Ulasan, kelemahan atau keunggulan
Keunggulan
dalam buku ini adalah bahasa yang digunakan sederhana, sehingga tidak terlalu
sulit untuk dipahami. Dalam buku ini juga terdapat dua tugas yaitu tugas
pemanasan dan tugas terpadu dalam babnya. Di dalam buku ini juga terdapat
kata-kata motivasi. Dan disetiap isinya terdapat banyak contohnya.
Kelemahan
dalam buku ini yaitu isi buku ini kurang menarik, tidak terdapat indeks buku,
belum adanya gambar yang terdapat buku ini, sehingga menimbulkan rasa kurang
indah pada buku ini. Hal yang disampaikan dalam buku ini tidak mengarah pada
hal pokoknya.
c. Pertimbangan atau penilaian
Menurut
saya dalam kegiatan mari menulis ini sangatlah baik karena kita diajarkan untuk
melakukan kegiatan menulis dengan berbagai cara untuk menghasilkan sebuah karya
sastra yang mempunyai nilai tersendiri dari karya sastra itu. Kita juga bisa
memperoleh rasa puas dari kegiatan yang telah kita buat. Kita juga diberikan
cara-cara menulis yang baik seperti bekal menulis, kepekaan, kemauan,
pengetahuan, kreativitas, dan kerja keras.
Penutup :
5.
a. Rekomendasi : cocok untuk siapa? dan bermanfaat
untuk apa?
Rekomendasi
tentang cara menulis cerita itu cocok untuk pelajar di bangku SMP. Dan
bermanfaat untuk pelajar SMP maupun lainnya yang masih membutuhkan pengetahuan
tentang cara menulis cerita.
Manfaat
dalam buku cara menulis cerita yaitu kita diberikan pengetahuan bagaimana
cara-cara atau tahap dalam menulis cerita. Dan setelah kita membaca buku
tersebut kita bisa memahami isi yang terkandung dalam cerita. Kita juga bisa
membuat cerita dengan menggunakan langkah-langkah yang terdapat pada buku cara
menulis cerita tersebut. Dan kita juga bisa membuat karya sastra yang berbentuk
cerita walaupun kita sebagai pemula.
Komentar
Posting Komentar